Book 4 PART. 4

980 Kata

Asma sekarang bingung, apa yang harus dilakukannya di dalam kamar sendirian. Akhirnya ia memutuskan ke luar dari kamar, dan menuruni anak tangga. "Acil Asma!" baru saja ia sampai di dasar tangga, empat orang bocah mendekatinya. "Kita belum kelanan tadi," ujarnya dengan senyum manis di bibirnya. "Kelanan?" Empat bocah itu saling pandang, tidak mengerti apa itu kelanan. "Kenalan, maksud Acil Asma," Revano yang menjelaskan ucapan Asma. Ia sudah berdiri di dekat Asma. "Ooh, aku Vika, usiaku tujuh tahun, anaknya Bunda Vina, dan Ayah Erico, ini Bang Viko, dia Abangku, kami kembar. Yang ini Vizha, usianya enam tahun, dan adiknya Virza, usianya empat tahun. Mereka anaknya Tante Vani, dan Om Zayn," Vika memperkenalkan semuanya. "Ooh.... " "Lili, jadi kita pergi?" "Kenama, eeh, kemana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN